Grand MediaProspek Kerja Mahasiswa Hukum – Secara umum program studi hukum adalah prodi yang mempelajari mata kuliah yang lebih berpusat ke Ilmu Hukum. Program Studi ini dapat dikatakan mempunyai tujuan menghasilkan para sarjana hukum yang professional di bidang hukum serta memiliki integritas moral yang sangat tinggi. Bagi Kamu yang ingin kuliah jurusan hukum mungkin memikirkan pekerjaan apa saja yang bisa Kamu lakukan ketika mengambil program studi hukum.

Ketika Kamu mengambil prodi hukum maka Kamu akan disuguhkan dengan beberapa mata kuliah yang cukup asik. Beberapa mata kuliah utama di program Studi Ilmu Hukum ini diantaranya adalah Hukum pidana, Hukum Perdata, Hukum Acara Peradilan Tata Usaha Negara, Ilmu Negara, Ilmu Perundang-undangan, Pengantar Hukum Indonesia serta mata kuliah umum lainnya seperti bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan lain-lain.

Seperti yang sudah dipaparkan sebelumnya bahwa tujuan umum dari program studi ini yaitu menghasilkan para sarjana hukum yang professional di bidang huku serta memiliki integritas moral yang tinggi. Melihat dari tujuan tersebut prospek kerja mahasiswa hukum pun cukup luas dan bagus. Ada banyak peluang kerja mahasiswa hukum ketika sudah lulus kelak. Peluang kerja mahasiswa hukum ini bisa datang dari sebuah lembaga pemerintah maupun non pemerintah. Untuk lebih jelasnya simak uraian berikut ini.

Prospek Kerja Program Studi Ilmu Hukum

  1. Pengacara

Pekerjaan paling terkenal dan cukup familiah untuk mahasiswa lulusan hukum adalah menjadi seorang pengacara. Menjadi seorang pencara merupakan impian kebanyakan mahasiswa program studi ilmu hukum. Terang saja karena gaji seorang pengacara bisa mencapai 6 sampai dengan 20 juta rupiah dalam satu bulan. Namun untuk menjadi pengacara handal tentu tidaklah mudah. Kamu mesti kerja keras dan belajar giat agar kinerjamu bagus. Kunci sukses menjadi seorang pengacara adalah dalam berkomunikasi. Tapis elain itu juga kamu harus mempunyai pandangan serta analisis yang sangat jeli.

  1. Notaris

Notaris adalah pejabat umum yang mempunyai kewenangan untuk membuat akta otentik. Akta-akta yang bisa mereka buat antara lain akta yayasan, akta pendirian perusahaan dan lain-lain. Notaris juga mempunyai kewenangan untuk membuat akta otentk sebuah perjanjian, perbuatan atau sebuah ketetapan. Biasanya rata-rata penghasilan seorang notaris itu paling kecil Rp 4.000.000. Namun tidak menutup kemungkinan penghasilan seorang notaris bisa melebihi itu.

  1. Hakim

Menjadi Hakim merupakan salahs atu profesi yang prestige dikalangan para mahasiswa hukum. Panggilan menjadi seorang hakim juga sangat terhormat yaitu “sang mulia”. Tugas utama dari seorang adalah memimpin sebuah persidangan. Hakim juga wajib mendengarkan setiap pembelaan dari pihak-pihak yang terlibat. Baik dari sisi jaksa maupun terdakwa. Namun perlu Kamu ketahui bahwa menjadi seorang hakim sangatlah berat. Bagaimana tidak berat, mereka yang menggeluti profesi sebagai haki diberi kemenangan untuk mengadili dan memutus berbagai perkara hukum yang terjadi di masyarakat. Ditangan seorang hakim ah nasi orang banyak ditentukan.

Gaji Hakim MK

Seperti dilansir dari tribunnews.com, untuk setiap penanganan perkara yang diputuskan, hakim MK mendapatkan uang penanganan perkara sebesar Rp 5 juta. Besaran uang yang diterima hakim konstitusi ini ditentukan oleh kesekretariatan jenderal MK.

Pada Juli 2014, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Presiden RI saat itu menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 55 tahun 2014 tentang Hak Keuangan dan Fasilitas Hakim Agung dan Hakim Konstitusi.

Dikutip dari Hukumonline.com, berdasarkan PP ini, SBY menetapkan tunjangan jabatan Ketua Mahkamah Agung atau Ketua MK senilai Rp 121 juta per bulan. Sedangkan, hakim agung atau hakim konstitusi memperoleh Rp 72 juta setiap bulannya. SBY menerbitkan PP ini dengan pertimbangan jaminan keamanan dan kesejahteraan hakim sebagaimana diatur dalam Pasal 48 Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman.

Sebagaimana dikutip dari situs Sekretariat Kabinet, PP Nomor 55 Tahun 2014 ini terdiri atas;

  1. gaji pokok;
  2. tunjangan jabatan;
  3. rumah negara;
  4. fasilitas transportasi;
  5. jaminan kesehatan;
  6. jaminan keamanan;
  7. biaya perjalanan dinas;
  8. kedudukan protokol;
  9. penghasilan pensiun;
  10. tunjangan lainnya.

Gaji pokok bagi Hakim Agung dan Hakim Konstitusi diberikan setiap bulan, mengacu pada Peraturan Pemerintah yang mengatur mengenai ketentuan dan besaran gaji pokok pimpinan lembaga tertinggi/tinggi negara dan anggota lembaga tinggi negara,” bunyi Pasal 4 ayat (1) dan (2) PP tersebut.

Adapun tunjangan Jabatan Hakim Agung dan Hakim Konstitusi yang diberikan setiap bulan sebagaimana tercantum dalam lampiran PP ini adalah:

  1. Ketua Mahkamah Agung Rp 121.609.000,00
  2. Ketua Mahkamah Konstitusi Rp 121.609.000,00
  3. Wakil Ketua Mahkamah Agung Rp 82.451.000,00
  4. Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi Rp 77.504.000,00
  5. Ketua Muda Mahkamah Agung Rp 77.504.000,00
  6. Hakim Agung Mahkamah Agung RP 72.854.000,00
  7. Hakim Konstitusi Rp 72.854.000,00

Menurut PP ini, Hakim Agung dan Hakim Konstitusi disediakan fasilitas rumah negara dan fasilitas transportasi selama menjalankan tugasnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  1. Jaksa

Jaksa adalah pegawai pemerintah dalam bidang hukum yang bertugas menyampaikan dakwaan atau tuduhan bagi seseorang yang diduga telah melanggar hukum. Untuk menjadi seorang jaksa, kamu harus menyelesaikan study strata 1 jurusan hukum. Umur 25-35 tahun dan sehat secara jasmani maupun rohani. Terakhir tentu saja lolos seleksi Panitia Rekrutmen Calon Jaksa Kejaksaan Republik Indonesia.

  1. Dosen

Bagi kamu yang sudah terlanjur jatuh hati ke dunia akademis, menjadi dosen adalah pilihan terbaikmu. Menjadi dosen jurusan hukum merupakan profesi yang sangat mulia. Tugas utama dosen hukum adalah mendidik para mahasiswa sesuai subjek kuliah yang di pegang.

Itulah beberapa peluang kerja mahasiswa hukum. Masih banyak lagi prospek kerja / peluang kerja mahasiswa hukum setelah lulus kelak. Selain menjadi seorang hakim, jaksa, dosen, notaris dan pengacara. Mahasiswa hukum juga mempunyai peluang kerja sebagai berikut :

  1. Konsultasn hukum
  2. Diplomat
  3. Birokrat
  4. Polisi
  5. Enterpreneur
  6. Konsultas Hukum

 

Jadi pekerjaan apa yang akan kemu pilih kelas setelah lulus dari program studi Ilmu hukum. Tentukan pilihanmu sesuai dengna passionmu. So, Itu saja informasi yang bisa Grand Media bagikan. Semoga info peluang kerja mahasiswa hukum ini bermanfaat untuk Kamu. Selamat mengabdi untuk negara.