Pengusaha Sukses - Adi Pramudya

                                Pengusaha Sukses – Adi Pramudya

GrandMedia – Sukses merupakan dambaan bagi semua orang. Siapa yang tidak mau sukses. Semua orang pasti memimpikan hal itu. Perihal keberuntungan itu nomor sekian dari faktor kesuksesan seseorang. Biasanya orang-orang yang sukses adalah orang-orang yang tidak terlalu menggantungkan diri pada faktor keberuntungan. Mereka yang sukses adalah mereka yang mau bekerja keras dan terus berusaha menemukan jalan keluar ketika menemui kegagalan. Jikalau mereka gagal tidak beralasan “Saya kurang beruntung”, melainkan mengakui kelalaian dan akan lebih keras lagi untuk belajar, belajar dan terus belajar.

Dari sekian banyak pengusaha yang sukses, tidak ada satupun yang langsung berhasil membangun bisnisnya. Mereka pasti menemui kegagalan. Salah satu pengusaha yang sukses setelah melewati kegagalan tersebut adalah Adi Pramudya.

Adi Pramudya lahir di daerah Pati Jawa Tengah dan dibesarkan oleh keluarga yang berprofesi sebagai pedagang. Dilansir kisahnya dari marketing.co.id, Rabu (05/08/2015) Sejak duduk di bangku Sekolah Dasar Adi sering membantu keluarganya untuk berdagang. Dimulai dari menimbang beras, menimbang kemiri dan lain-lain. Semua itu merupakan rutinitas Adi selain menjadi pelajar Sekolah Dasar. Mungkin hal tersebut memberikan pengaruh terhadap mental Adi dan membentuknya menjadi mental pengusaha sukses.

Adi Pramudya selain pekerja keras dan ulet, dia juga seseorang yang tergolong pintar. Hal tersebut dibuktikan dengan didapatnya beasiswa dari salah satu universitas ternama di Bandung. Tapi Adi tidak mengambil beasiswa tersebut, melainkan Adi memutuskan untuk merantau ke Jakarta bersama Abangnya dan melanjutkan kuliah Teknik Industri di Jakarta sambil membuka bisnis.

Tahun 2010 Adi mendirikan bisnis pertamanya yaitu menjual pisang coklat. Bisnis Adi menjual pisang coklat terbilang cukup sukses. Pisang Coklat tersebut yang awalnya hanya satu gerai dalam waktu yang lumayan singkat kini Adi mempunyai empat gerai pisang coklat. Dari bisnis tersebut Adi dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membayar uang kuliah.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, terjadi masalah internal dalam bisnisnya. Hal tersebut yang membuat bisnis pisang coklat Adi terpaksa harus gulung tikar. Setelah itu Adi berhenti untuk berwirausaha kurang lebih selama tiga bulan.

Disitulah mental Adi di Uji, selama tiga bulan tersebut Adi terus berfikir hingga pada akhirnya Adi melihat peluang usaha lain yang menurutnya lebih potensial. Peluang tersebut adalah bisnis di bidang pertanian.

Dari Bisnis Pertanian, Hingga Menjadi Jutawan

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa Indonesia merupakan Negara agraris yang mempunyai tanah subur dan sebagian besar penduduknya mempunyai mata pencaharian sebagai seorang petani. Adi melihat hal tersebut sebagai sebuah peluang yang cukup besar.

Sebagai seorang sarjana Teknik tentunya pengetahuan Adi cukup terbatas dalam dunia pertanian. Namun Adi terus belajar dan terus mencoba untuk memahami celah dalam bisnis di dunia pertanian. Selama tujuh bulan lamanya adi belajar langsung kepada petani tentang budidaya singkong. Merasa sudah cukup dengan segala pengetahuan yang ada. Adi memutuskan untuk mulai berbisnis komoditas singkong.

“Dalam dunia bisnis pertanian, kalau bisa belajarlangsung dari gurunya pertanian, yaitu seorang petani. Jangan belajar dari buku akrena buku dibua supaya laku. Kalau buku menceritakan rugi siapa yang mau membeli buku itu, “ Kata Adi.

Meskipun Adi sudah mempelajari berbagai ilmu dari petani singkong. Adi mengakui bahwa rasa akan takut kegagalan itu sering muncul. Tapi Adi terus melawan rasa takut itu. Bagi adi kegagalan merupakan sesuatu yang terjadi apabila ia berhenti berusaha. Kegagalan yang pernah terjadi merupakan sebuah pelajaran yang sangat berharga.

Ia belajar giat dan terus berusaha keras, hingga pada akhirnya Adi mendapatkan untuk besar dari panen pertama dan panen-panen selanjutnya. Bisnis adi terus berjalan hingga pada tahun kedua. Tidak puas sampai disitu saja, Adi memutuskan untuk memperluas lahan budidaya singkongnya. Kini lahan budidaya singkong Adi yang dulunya hanya setengah hektar berlipat menjadi dua hektare.

Kiprahnya sebagai pengusaha yang sukses tidak semulus yang dipikirkan orang-orang. Dalam perjalanan bisnis singkongnya,  Adi mengalami pasang surut penghasilan. Bahkan Adi pernah mengalami penurunan omset, meski tidak sampai mengalami kerugian yang cukup besar.

Insting Adi sebagai seorang pebisnis semakin tajam. Ia kembali lagi melihat peluang yang cukup menggiuarkan yaitu bisnis rempah. Ide untuk berbisnis rempah datang ketiga adi melihat seorang petani yang sedang menanam lengkuas. Petani tersebut hanya menanam 1.000 meter dengan modal 1 juta tapi untung yang dihasilkan Rp. 5 juta sekali panen. Itu aritnya bisnis tersebut memiliki keuntungan sebesar 400%. Tidak pikir panjang Adi memutuskan untuk belajar ke Petaninya langsung.

Adi memutuskan untuk alih jalur ke komoditas lengkuas. Keuntngan yang di dapat dari bisnis singkong, Ia investasikan untuk memulai bisnis lengkuas. Perhitungannya adalah dengan hanya dengan modal 40 juta rupiah untuk satu hektar lahan lengkuas, Adi memperkirakan akan mendapatkan keuntungan sekitar Rp. 90 juga dalam sekali panen.

Baca Juga :

Hingga pada akhirnya, perusahaan yang bernama C.V Anugran Adi jaya terus mengalami perkembangan dan pertumbuhan yang cukup besar. Adi tidak hanya berbisnis di komoditas lengkuas saja. C.V Anugrah Adi Jaya telah merambah di banyak komoditas rempah lainnya. C.V Anugrah Adi Jaya juga kini telah merambah ke benua Eropa. Adi akan terus memperluas bisnisnya di dunia internasional.

Pesan Tersimpan Dalam Kisah Sukses Adi

Menjadi seorang pengusaha sukses bukanlah hal yang mudah. Memerlukan semangat juang dan kerja keras yang tinggi. Menurut Adi bermimpi, berkomitmen, focus dan tidak menyerah merupakan sebuah kunci kesukesan.