Merawat kebersihan dan juga kesehatan kulit bayi anda merupakan hal yang sangat penting, terlebih lagi kulit bayi dan bayi baru lahir cenderung sensitive dan mudah mengalami bruntusan, kemerahan, dan juga kering atau bahkan hingga mengelupas.

Ikatan antar sel pada kulit bayi masih longgar, produksi melanin yang terbatas, proteksi yang belum matang, serta fungsi kelenjar minyak dan keringat yang belum sempurna menyebabjkn kemampuan regulasi suhu tubuh pada bayi belum optimal, menyebabkan bayi lebih rentan terhadap infeksi. Lalu apa saja hal yang anda perlu ketahui untuk memilih sabun bayi anti iritasi? Simak beberapa tips ini!

Perhatikan kandungan

Dalam pemilihan sabun untuk bayi, anda harus memperhatikan kandungan yang biasanya tertera pada kemasan. Pilih sabun dengan kandungan pewangi, pewarna, dan juga detergen yang paling sedikit. Semakin banyak kandungan bahan-bahan tersebut, besar kemungkinannya kulit si kecil akan mengalami iritasi.

Selain zat-zat tersebut, pilih juga sabun yang tidak mengandung antiseptik, deodoran, sodium lauryl sulphate, dan yang paraben. Kandungan bahan kimia yang sudah disebutkan dapat menjadikan kulit si kecil iritasi karena sifatnya yang terlalu keras untuk kulit si kecil

Pilih produk anti alergi

Anda dapat mengetahui sebuah produk bersifat anti alergi jika produk tersebut berlabel hypoallergenic pada kemasannya. Label tersebut berarti bahwa zat yang terkandung di dalam produk tersebut merupakan zat yang aman bagi kulit bayi dan kemungkinan besar tidak akan menyebabkan alergi.

Pilih produk yang berbahan dasar Alami

Bahan alami yang biasanya terkandung di dalam sabun bayi adalah  minyak zaitun, susu kambing, minyak esensial seperti jeruk, mawar, lavender, atau wewangian lain sebagai pewangi alami pada sabun, dan juga adanya vitamin E yang dapat membuat kulit si kecil lebih sehat.

Pilih produk dengan pH yang seimbang

Kadar pH pada kulit bayi yang ideal adalah 5,5. Kadar 5,5 berarti bersifat asam, dan lebih rendah dari pH air (7). Hal ini disebabkan karena kulit yang bersifat asam lebih siap untuk melawan penyebaran bakteri, virus, dan juga jamur.

Itulah beberapa tips untuk memilih sabun bayi yang aman untuk si kecil. Jangan lupa untuk sering berdiskusi dengan dokter atau tenaga kesehatan lain untuk mendapatkan rekomendasi sabun bayi anti iritasi yang sudah teruji.