Drone pengirim barang

 Sumber Photo techcrunch.com

GrandMedia – 7-Eleven Inc sebuah jaringan perusahaan ritel asal Amerika dan Flirtey Startup teknologi asal nevada menjalin kerja sama untuk mengembangkan proyek ekspedisi menggunakan drone.

7-Eleven Inc  merupakan perusahaan ritel yang mampunyai cabang 10.800  toko di Amerika Utara, dengan total 59.500 toko di seluruh dunia. Dengan cabang toko yang begitu banyak , pemanfaatan drone untuk mengirim barang ke pembeli akan lebih memudahkan para pelanggannya untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan cepat.

Flirtey Startup yang berbasis di Reno, Nevada, merupakan sebuah perusahaan swasta yang terus membangun dan mengoprasikan drone untuk melakukan jasa pengiriman barang. Jasa pengiriman Startup asal Nevada ini telah digunakan di berbagai industry pekerjaan, kemanusiaan, kesehatan, ritel dan makanan.

Dilansir dari laman Techcrunch, Kamis (22/7/2016), Ceo Flirtey, Matt Sweeney, Drone yang digunakan oleh Flirtey merupakan hasil dari pengembangan sendiri. Begitu juga dengan perangkat lunak yang digunakan. Pesawat tanpa awak ini khusus diciptakan untuk mengantar barang sehingga didesain sedemikian rupa dengan kemasan yang lebih ekslusif. Untuk keamanan barang, Drone ini telah dilengkapi dengan wadah yang handal untuk menjaga agar barang-barang tetap aman selama perjalanan menuju rumah pelanggan.

Tidak sampai disitu, 7-Eleven Inc   mempunyai rencana besar dimasa yang akan datang. Rencannya 7-Eleven akan menawarkan bentuk pengiriman ini lebih luas. Namun, rencana besar ini masih belum pasti. Hal tersebut masih harus menyesuaikan dengan peraturan lingkungan yang berlaku.

Pemanfaatan drone untuk pengiriman akan lebih menghemat waktu. Hal tersebut akan sangat membantu bagi para pembeli yang mempunyai kebutuhan yang mendesak.

Sementara itu Matt Sweeney, CEO Flirtey mengungkapkan “Ketika say pindah ke AS dua tahun lalu, hanya satu perusahaan emiliki 333 pembebasan untuk melakukan ini dan itu di Kutub Utara” ungkap Matt Sweeney.

CEO Flirtey ini melihat bahwa kemajuan penggunaan drone tidak hanya digunakan oleh sebuah perusaahaan saja, tetapi dalam berbagai industri lainnya.

Federal Aviation Administration (FAA), sebuah lembaga regulator penerbangan sipil di Amerika Serikat akan menempatkan aturan baru yang mengatur pengoprasian pesawat tak berawak di wilayah udara nasional . Peraturan tersebut akan berlaku juga untuk para peneliti yang meneliti tentang BVOS atau garis terbang drone.