GrandMediaCara Mudah Melakukan Detoks – Sebelum melakukan Detoks, diharapkan Kamu paham terlebih dahulu mengenai Pengertian, Manfaat dan Mekanisme Detoks. Jika sudah paham, maari kita lanjutkan. Sebenarnya ada banyak cara detoks yang sering dilakukan saat ini. Mulai dari cara alamiah sampai dengan menggunakan obat-obatan herba atau sulemen. Namun, bagaimana pun caranya, program detoks yang baik menurut klik-brc.com harus dapat memenuhi beberapa kriteria. Berikut ini 13 kriteria detoks yang baik.

  1. Menormalkan pH (kadar keasaman) pencernaan.
  2. Meringankan beban fungsi enzim di pancreas.
  3. Melancarkan kerja empede dan mencairkan cairan empedu
  4. Mengurangi lemak dan penyumbatan pada liver
  5. Membangun flora usus
  6. Melancarkan pembuangan lender dan ampas dari dinding usus agar penyerapan zat makanan menjadi lebih baik dari sebelumnya
  7. Membuat kotoran yang menyumbat sauran usus
  8. Merangsang peristaltic usus agar pembuangan lebih lancar
  9. Membersihkan darah
  10. Membersihkan saluran kencing dan memperbaiki keseimbangan cairan tubuh
  11. Melancarkan peredaran getah bening
  12. Membuka pori-pori kulit
  13. Mengeluarkan lender dari paru-paru dan melancarkan pernapasan.

Program detoks merupakan sebuah komitmen diri. Semakin kuat komitmenmu, maka semakin besar pula tingkat keberhasilan proram detoks ini. Sebab untuk menjalankan program detoks, umumnya membutuhkan waktu antara 6 – 12 bulan. Selain masalah waktu, keberhasilan program detoks juga bergantung pada tingkat keracunan dan kedisiplinan masing-masing individu. Oleh sebab itu, mulai dari sekarang bulatkan niat dan tekatmu untuk melakukan program detok agar memberikan hasil yang memuaskan. Beriku ini beberapa cara melakukan detoks.

Metode Juice Fasting

Metode ini merupakan metode yang bisa dibilang mudah-mudah susah. Kamu hanya perlu menghindari makanan padat dan pembentuk asam. Dan Kamu juga hanya mengkonsumsi jus buah segar sepanjang hari dalam porsi tertentu. Metode ini aman bagi semua orang. Tapi, bagi mereka yang menderita penyakit kanker stadium lanjut, diabetes, gagal ginjal untuk melakukan program detoks perlu dibawah pengawasan ahli. Selain dengan cara berpuasa, istirahat dan relaksasi pun sangat penting dalam program detoks. Jika Kamu sibuk dengan pekerjaan atau aktivitas lain, sebaiknya Kamu tidak melakukan program detoks. Hal itu dikarenakan saat Kamu sedang beraktifitas laju metabolism tubuh selama menjalani program detoks akan menun, begitu pula dengan suhu tubuh, tekanan darah, nadi serta saluran pernapasan. Jika terjadi penurunan, Kamu tidak perlu khawatir karena itu merupakan proses alamiah tubuh ketika melakukan penghematan energi. Selain itu, sebagian besar energi yang ada akan digunakan untuk proses pembuangan racun pada tubuh.

Proses keluarnya racun dalam tubuh akan membuatmu sedikit tidak nyaman.  Secara medis ini dikenal dengan gejala kemunduran (withdral symptowns). Gejala ini mungkin sedikit mirip dengan gejala sakit atau sakaw selama menjalani proses pembersihan racun. Namun sebaliknya, dalam paham pengobatan alami, gejala ini disebut krisis penyembuhan (bealing crisis). Gejala ini, biasanya, muncul pada hari ketiga sejak dimulainya program detoks. Gejala yang terasa biasanya hanya muncul satu hari. Kecuali, gejala seperti flu biasanya terjadi lebih lama.

Tujuan utama detoks adalah mengeluarkan racun dari dalam tubuh agar tubuh menjadi bersih dan terbebas dari berbagai macam penyakit. Sehingga program detoks ini memiliki waktu yang tidak terbatas. Menurut Jane Scrivner, program awal detoks paling tidak harus berjalan selama 30 hari full tanpa henti. Itu adalah waktu yang cukup untuk tubuh membersihkan dirinya.

Sebelum melakukan detoks, sebaiknya Kamu perhatikan dulu persiapan sebelum melakukan detoks. Setelah itu baru menuju tahap-tahap selanjutnya.